1. Welcome to kiwibox

    We're happy that you are part of our community. Please take a few minutes discover how kiwibox works.

    You want to explore kiwibox on your own? No problem. You can easily restart the tour at any time by using the sidebar if you change your mind.

  2. Logo

    A click on the kiwibox Logo brings you back to the startpage. Besides a menue with a lot of useful links opens if you mouse over.

  3. Notifications

    You may find all of your news, friendship requests and messages up right in the navigation bar.

  4. Settings

    Just mouse over a post and the gearwheel will appear. Here you'll find all the settings for your news.

  5. Supermodul

    The supermodul summarizes various contents. Enjoy exploring!

Weinreich70Simo

Weinreich70Simo   , 37

from Long Green

Statistics

Pentingnya Konsolidasi Tanah Dengan PVD

6337162213811524400.jpg
Karena pada zona asli ditemui lapisan zona lunak yang cukup nyata di segi (tanah dengan konsistensi sangat lunak, sabar dan menengah). tanah seperti ini umumnya dominan tanah lunak (clay) lapisan tanah ranum tsb. gampang memampat (compressible) bila mendapat beban (akibat timbunan tanah, bangunan, dll) dalam atasnya.

Saat tanah lunak ada 2 masalah besar
Masalah kecakapan dukung yang sedikit
Masalah penurunan tanah (settlement)
Masalah kompetensi dukung tanah yang kecil
Zona sangat rusak ---> hanya siap mendukung gedung ringan, rumah tempat tinggal berlantai 1 dengan pondasi tepat
Tanah sabar ---> dapat mengalokasikan bangunan halus-halus s/d berlantai 2 dengan pondasi saksama.
Tanah standar ---> dapat mendukung bangunan mengusik, rumah berlantai s/d tk 3, kamar, dll. dengan pondasi tepat.
Bangunan yang lebih ukuran harus secara pondasi pada (tiang pancang, bor piles, sumuran, dll)

Masalah penurunan tanah rendah (settlement) dampak beban di atasnya

Konsekuensi beban zona urugan
Akibat beban dewan di atas`tanah urug
Untuk tanah kecil lunak yang dominan lempung
Penurunan zona dasar berjalan sangat lena, puluhan terlintas ratusan tahun
Penurunan keseluruhan tersebut nisbi sangat gede
contoh: Timbunan setinggi 3 meter merupakan total penurunan sebesar + 1 meter. Selama penurunan berlangsung terjadi differential settlement (penurunan yang bukan merata) penurunan yang tidak tentu ini menyebabkan retak-retak dalam tembok dan gedung

Perkiraan waktu penurunan tanah poin panjang (consolidation settlement)

Cv tanah sama = 3. 0 m2/tahun

Klasifikasi zona tanah menurut konsistensinya
(umumnya untuk zona lempung dan lanau)

Ihwal umum bangunan di untuk tanah lunak tanpa pemeriksaan tanah

Ihwal awal:
Wisma dibangun dalam
Jangka waktu 1-2 thn
Setamat selesai pengurugan
Urugan tanah dari bahan tanah yang lebih baik
Tanah rusak yang gampang memampat (compressible)

Dalam saat 1 s/d 10 tahun setelah graha dibangun

Hukuman urugan tanah dan bagasi bangunan, lambat laun tanah dasar mengalami penurunan jangka panjang (long term settlement = consolidation). Penurunan jangka panjang ini bukan merata karena variasi dari beban & kondisi zona di tanah lapang.
Akibat penurunan tanah bukan merata, pondok menjadi retak (padahal, penurunan baru berlangsung sebagian saja). Kemudian, bila penurunan langsung berlanjut untuk jangka lambat, bangunan sesudah diperbaiki hendak rusak sedang.

Contoh perkara dengan zona lunak:

Tembok rumah mengalami retak-retak sesudah beberapa tahun, hal tersebut menunjukkan terselip penurunan tanah jangka panjang (consolidation settlement)
Rumah yang di untuk pondasi tiang pancang gak mengalami masalah keretakan gedung, tetapi penurunan tanah menimbulkan timbulnya gap antara tanah asli secara lantai konstruksi, juga turunnya beberapa tingkat bangunan yang bukan di atas tiang cancang.
Bangunan bertumpuk yang tidak secara pondasi tiang pancang menanggung retak-retak yang cukup besar
Biaya mendirikan rumah beserta pondasi tiang pancang nisbi terlalu tinggi mengingat intensitas tanah keras rata-rata > 16 m

"MENGAPA BANYAK BAIT SEDERHANA DIBANGUN DI ATAS TANAH SABAR TIDAK RETAK? "

1. Kondisi zona dasarnya yang relatip kian baik.
Dewan tidak bertingkat di atas tanah yang lunak.
Gedung berlantai dua di kepada tanah yang medium.
http://geotextia.com/ Jika tanahnya luar biasa lunak, umumnya semua dewan mengalami retak-retak, makin ukuran bangunan makin besar keretakan yang terjadi.

2. Kondisi tanah luar biasa lunak, tetapi tebal tumpukan urug relatip tipis < 1. 5 meter, dan dewan relatip super ringan.
Urugan yang “ringan” seperti ini seharga menyebabkan penurunan tanah poin panjang yang relatif imut. Jadi, buah settlement zaman panjang imut.
Bila urugan > 2. 0 meter, biasanya penurunan zaman panjang jadi cukup raksasa, demikian pula perbedaan penurunan (differential settlement) yang disebabkan.
Rule of thump untuk tanah rusak: Settlement kali panjang sekitar sepertiga kolam tinggi timbunan.

3. Pondok yang didirikan relatip super kaku sehingga dapat menghasilkan penurunan zona relatif merayap. Misalnya pondok sederhana namun dengan susunan dan pondasi yang sekitar besar dibuat dari beton bertulang.

4. Tebal lapisan tanah lunak relatip tipis, serta timbunan tanah urug telah lama dilaksanakan sebelum ada konstruksi. Penurunan sela panjang sudah sebagian besar terjadi, terak settlement relatip kecil.

PENANGGULANGAN MASALAH

1. Dilakukan perbaikan tanah beserta VERTIVAL DRAIN (PVD = Prefabricated Vertical Drain).
PVD mempercepat penurunan jangka panjang menjadi hanya dalam perkiraan minggu ataupun bulan pula. Penurunan zona dapat diselesaikan sebelum dewan dibangun.
dua. Dilakukan penimbunan tanah secara sistem urugan tambahan.
3. Diperlukan ruang menunggu selesainya penurunan tanah akibat pikulan tanah tumpukan

Pemakaian Prefabricated Vertical Drain (PVD)

PROSEDURE DASAR KEGIATAN

Instalasi PVD
Penambahan Drainage Layer serta urugan susunan acara
Penambahan urugan tambahan ekivalen beban konstruksi

Tunggu cukup settlement selesai
Kemudian, bongkar urugan sambungan
Setelah tersebut bangunan sanggup didirikan

KONSUMSI METODE URUGAN TAMBAHAN

Bagaimana menentukan tetap urugan terusan?
ALTERNATIF 1
P = Beban gedung di kepada lajur pondasi
A = Luas antisipasi pondasi dalam tanah pokok dengan persebaran tegangan
beserta sudut + 600, interior m2
H = Tetap urugan rancangan, dalam m
h = Tebal urugan tambahan ekivalen beban dewan, dalam m
D = kedalaman pondasi bangunan dari muka zona urug ( m)


ALTERNATIF 2
SECARA ASUMSI
qbeban tanah urugan tambahan = beban semerbak ekivalen daripada bangunan
Anggapan rumah berlantai 1,
q_ ekivalen bangunan=1 t/m^ 2
Asumsi rumah berlantai dua,
q_ ekivalen bangunan=2 t/m^ 2;
Asumsi rumah berlantai 3,
q_ ekivalen bangunan=3 t/m^ 2

HASIL KEGIATAN

Keuntungan daripada penggunaan PVD:
Tanpa PVD, penurunan pengukuhan tanah yang berlangsung lapuk juga menyulut tekanan larutan yang semampai pada pori-pori tanah. Oleh karena itu, air yang berada di dalam tanah memiliki tekanan yang lebih tinggi dari tekanan air hidrostatisnya.
Tekanan minuman pori yang tinggi tersebut akan sangat berbahaya bagi stabilitas zona dasar apabila ada telatah galian tanah, juga untuk stabilitas tumpukan di bagian tepi. Banyak timbunan jalan di buat tanah sabar, atau batu tanah pada daerah reklamasi pada tanah lunak, yang mudah luruh akibat sutradara tidak memperhitungkan hal itu.
Dengan adanya PVD, tuntutan air pori yang gede dengan cepat di”gembosi”, oleh karena itu tekanan uap di dalam tanah menjadi hidrostatis kembali. Keadaan ini sangat menimbulkan stabilitas tanah.
Tanah yang sudah memampat akan memiliki daya perkenankan tanah yang jauh meningkat dibanding kondisi aslinya.