1. Welcome to kiwibox

    We're happy that you are part of our community. Please take a few minutes discover how kiwibox works.

    You want to explore kiwibox on your own? No problem. You can easily restart the tour at any time by using the sidebar if you change your mind.

  2. Logo

    A click on the kiwibox Logo brings you back to the startpage. Besides a menue with a lot of useful links opens if you mouse over.

  3. Notifications

    You may find all of your news, friendship requests and messages up right in the navigation bar.

  4. Settings

    Just mouse over a post and the gearwheel will appear. Here you'll find all the settings for your news.

  5. Supermodul

    The supermodul summarizes various contents. Enjoy exploring!

alistudio

alistudio   , 26

from San Isidro

Apa Itu Polimer ?

Pengertian Monomer

Monomer merupakan sebarang zat yang dapat dikonversi menjadi suatu polimer. Sebagai contoh, etilen adalah monomer yang dapat dipolimerisasi menjadi polietilen (lihat reaksi di bawah ini). Asam amino termasuk monomer juga, yang dapat dipolimerisasi menjadi polipeptida dengan pelepasan air.


Contoh Polimer

  1. karbohidrat,
  2. protein,
  3. lemak, karet alam,
  4. dan sejumlah plastik seperti polietilene (PE),
  5. Plastik polipropilena PP,
  6. plastik polietilen tereftalat PET,
  7. plastik polivinil chloride PVC,
  8. plastik polistirena PS,
  9. teflon, dan nilon.

 


Struktur Polimer

Berdasarkan strukturnya polimer dibedakan atas :

  1. Polimer linear

Polimer linear terdiri dari rantai panjang atom-atom kerangka yang dapat mengikat gugus substituen. Polimer ini biasanya dapat larut dalam beberapa pelarut, dan dalam keadaan padat pada temperatur normal. Polimer ini terdapat sebagai elastomer, bahan yang fleksibel (lentur) atau termoplastik seperti gelas).



Contoh : Polietilena, polivinil klorida (PVC), polimetil metakrilat (PMMA), Lucite, Plexiglas, atau perspex), poliakrilonitril (orlon atau creslan) dan nylon 66.

  1. Polimer bercabang

Polimer bercabang dapat divisualisasi sebagai polimer linear dengan percabangan pada struktur dasar yang sama sebagai rantai utama.
  1. Polimer jaringan tiga dimensi (three-dimension network)

Polimer jaringan tiga dimensi adalah polimer dengan ikatan kimianya terdapat antara rantai. Bahan ini biasanya di-swell (digembungkan) oleh pelarut tetapi tidak sampai larut. Ketidaklarutan ini dapat digunakan sebagai kriteria dari struktur jaringan. Makin besar persen sambung-silang (cross-links) makin kecil jumlah penggembungannya (swelling). Jika derajat sambung-silang cukup tinggi, polimer dapat menjadi kaku, titik leleh tinggi, padat yang tak dapat digembungkan, misalnya intan (diamond).

Sifat Polimer

Polimer yaitu makromolekul yang terdiri atas banyak kelas material alami dan sintetik dengan sifat-sifat yang sangat beragam. Perbedaan kedua material tersebut terletak pada mudah tidaknya sebuah polimer didegradasi atau dirombak oleh mikroba.

Biasanya, polimer bahan sintetik akan lebih sulit diuraikan oleh mikroorganisme dibanding polimer bahan alami. Perbedaan sifat-sifat polimer tersebut dipengaruhi oleh struktur polimernya, yang meliputi :

  • 1. Panjang rantai polimer
    Semakin panjang rantai polimer, maka kekuatan dan titik leleh senyawanya semakin tinggi.
  • 2. Gaya antar molekul
    Semakin besar gaya antar molekul pada rantai polimer maka polimer akan menjadi kuat dan sukar meleleh.
  • 3. Percabangan
    Rantai polimer yang bercabang banyak mempunyai daya tegang rendah dan mudah meleleh.
  • 4. Ikatan silang antar rantai polimer
    Semakin banyaknya ikatan silang maka polimer semakin kaku dan rapuh sehingga mudah patah. Hal tersebut dikarenakan adanya Ikatan silang antar rantai polimer mengakibatkan terjadinya jaringan yang kaku dan membentuk bahan yang keras.
  • 5. Sifat kristalinitas rantai polimer
    Semakin tinggi sifat kristalinitas, rantai polimer akan lebih kuat dan lebih tahan terhadap bahaan-bahan kimia dan enzim. Biasanya yang bersifat kristalinitas tinggi yaitu polimer dengan struktur teratur, sedangkan polimer berstruktur tidak teratur cenderung mempunyai kristanilitas rendah dan sifatnya amorf (tidak keras).

 

Sumber :

  1. https://www.gurupendidikan.co.id/polimer/
  2. http://forum.detik.com/apa-itu-polimer-t2048305.html
  3. http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/polimer
  4. https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/11024-apa-itu-polimer
  5. https://www.selasar.com/question/25261/Apa-Itu-Polimer
  6. https://www.kaskus.co.id/post/5cd57638af7e935ba4188ba2/