1. Welcome to kiwibox

    We're happy that you are part of our community. Please take a few minutes discover how kiwibox works.

    You want to explore kiwibox on your own? No problem. You can easily restart the tour at any time by using the sidebar if you change your mind.

  2. Logo

    A click on the kiwibox Logo brings you back to the startpage. Besides a menue with a lot of useful links opens if you mouse over.

  3. Notifications

    You may find all of your news, friendship requests and messages up right in the navigation bar.

  4. Settings

    Just mouse over a post and the gearwheel will appear. Here you'll find all the settings for your news.

  5. Supermodul

    The supermodul summarizes various contents. Enjoy exploring!

idebisnisoke

idebisnisoke   , 20

from Saint Thomas

Statistics

5 Tips Tenang untuk Traveler Pra Naik Kapal Laut

Tragedi kecelakaan transportasi perairan menyesak dua skuadron kapal belakangan ini. Dua pekan kemudian, KM Ramos Rosma Marisi tenggelam dalam Danau Toba, Sumatera Utara. Lantas baru-baru ini terjadi sedang kecelakaan yang menimpa KM Lestari Pelik di segara Selayar.

Kerugian kapal laut tersebut tidak pelak menyembulkan kecemasan hisab sebagian traveler yang hendak menumpang kapal. Namun tak perlu rambang berlebihan. Benih, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan untuk menghindarkan diri daripada kecelakaan dampak human error.

Pengamat transportasi maritim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Raja Oloan Saut Gurning, saat dihubungi Tempo jadwal kapal dalam Rabu, 4 Juli, menyiarkan setidaknya getah perca pelancong harus memperhatikan lima tip berikut ini.

1. Reseptif terhadap keadaan kapal

Pelancong disarankan melihat-lihat lebih lepas kondisi kulit sebelum lewat. "Pertama, bila kondisinya maksimum dengan jasad, penumpang, serta kendaraan, dipastikan tanyakan lawan petugas apakah kapal luar biasa aman, " tutur Saut. Bila kulit terasa oleng saat masih menepi dalam dermaga, sepatutnya penumpang memilih2x tidak memanjat kapal itu. "Pastikan miring bukan olehkarena itu gelombang, akan tetapi karena muatan, " katanya.

http://www.pelni.co.id/content/images/Kantor Pusat.jpg

2. Menghalalkan ketersediaan pelampung

Bila penetapan kapal diperkirakan aman dan stabil, traveler sebaiknya mengingat letak baju pelampung. "Tanyakan kepada badan kapal teritori baju pelampung, " ujar Saut. Ada baiknya traveler kian dulu menghalalkan apakah jumlahnya itu setara dengan nominal penumpang / tidak. Nominal pelampung pantas sesuai beserta standar Rasam Internasional untuk Keselamatan Penumpang di Laut atau SOLAS.

Warga positif evakuasi tuntutan yang terlindung saat KM Lestari Maju tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Daksina, Selasa, 3 Juli 2018. Kapal meningkat dari Pesanggrahan Bira, Bulukumba, menuju Kabupaten Kepulauan Selayar.

3. Memproklamasikan ketersediaan sampan

Selain pelampung, ketersediaan sampan perlu dipastikan keberadaannya. Biduk idealnya dipasang di dua sisi lambung. Sekoci kudu layak, mesti, pantas, patut, perlu, wajar, wajib, mampu menyekat 100 bonus penumpang. Bahtera yang tumplak standar pula harus memiliki life-raft / kapal mungil untuk awak kapal secara kapasitas 25-30 persen mulai jumlah penumpang.

4. Memproklamasikan adanya informasi keselamatan

6678863015431708002.png

Menurut Saut, kapal atau skuadron yang elok umumnya menyampaikan informasi ketenteraman dan jalan masuk jalur evakuasi bila terjadi kecelakaan. "Penumpang harus luar biasa tahu area emergency / wilayah kumpul untuk mengendalikan life-boat / kapal kano sambil mengendarai baju pelampung, " ucapnya.

5. Mencocokkan perusahaan pencedok kapal

Pelancong lebih baik mengecek perusahaan pemilik kapal melalui Computer sebelum bertolak. "Mungkin itu sedikit susah, tapi tidak kalah berarti, " tuturnya. Biasanya, tanda dia, kongsi pelayaran atau pemilik kapal yang baik cenderung transparan memberikan informasi terkait beserta berbagai hal yang dapat diakses publik menyenggol kapal mereka. Hindari kongsi yang tersembunyi memberikan informasi, misalnya mengendapkan kondisi bahtera, yang barangkali dalam penetapan tidak pantas berlayar.