1. Welcome to kiwibox

    We're happy that you are part of our community. Please take a few minutes discover how kiwibox works.

    You want to explore kiwibox on your own? No problem. You can easily restart the tour at any time by using the sidebar if you change your mind.

  2. Logo

    A click on the kiwibox Logo brings you back to the startpage. Besides a menue with a lot of useful links opens if you mouse over.

  3. Notifications

    You may find all of your news, friendship requests and messages up right in the navigation bar.

  4. Settings

    Just mouse over a post and the gearwheel will appear. Here you'll find all the settings for your news.

  5. Supermodul

    The supermodul summarizes various contents. Enjoy exploring!

infogayahi792

infogayahi792   , 45

from Memphis IRS

Statistics

Busana Sopan, Perasaan pun Damai

Beberapa hari yang lalu, abdi sekeluarga menghabiskan tenggat liburan di sebuah mall di Depok. Seperti biasa, beta mengajak anak lelaki saya yang berumur 1, 5 tahun tampil di pusat produk anak-anak pada supermarket tersebut. Ia amat senang bisa publik berlarian kesana kemari, memainkan semua mainan secara ada dan berinteraksi dengan anak-anak berbeda sebayanya. Saya secara sabar tetap merangkul kemana ia menghindar dan ikut lupa dengan semua suguhan yang dimainkannya.

Karena hari itu selaras dengan hari libur maka pengunjung mall ramai sekali, demikian juga di kancah bermain anak-anak. Apalagi masing-masing anak ditemani orang tuanya main, waah … tambah ramai saja.

Pada tengah asyik mengiringi si kecil main, tiba-tiba kuping abdi mendengar seorang embuk berbicara setengah berbisik kepada rekannya sesama ibu-ibu yang juga mengawani anaknya bermain.

” eh … ini lihat! ada deposito, isi koin yuuk ”. Ia merujuk dan kemudian meronce berdua cekikikan.

Olehkarena itu penasaran, saya pula biar segera melayangkan pantauan ke arah yang ditunjuk ibu ityu. Ternyata yang oleh karena itu bahan tertawaan mereka adalah seorang pokok muda yang juga senewen asyik menemani putranya bermain Permainan Berpakaian. Ibu yuana tersebut mengenakan rok bahan rajutan lengan pendek dan panjang baju tersebut hanya sampai batas pinggangnya saja. Potongan sosial baju tersebut nyata huruf V dan agak panjang jadi memperlihatkan belahan di dalam dadanya. Sedangkan untuk bawahan, ia mengikat celana jins desain pensil super ketat berwarna hitam dan ban pinggangnya terletak di bawah mengolak melinting. Sehingga apabila posisinya jongkok, maka pinggang celananya akan terpesona kebawah dan rok tertarik keatas jadinya belahan ” seksi belakang ” nya akan terlihat.

Permisi saat saya malayangkan pandangan ke arahnya ia sedang dalam posisi jongkok, dan mengertilah saya beserta istilah ” keruntung ” yang dalam bisikkan ibu-ibu tadinya.

Ternyata tidak beta dan ibu-ibu tadi saja yang memperhatikan penampilan serta ” celengan ” si ibu muda tadinya, hampir setiap kesayangan yang berseliweran di arena bermain tersebut juga tak luput dari pemandangan ini. Ada yang memperlakukan sambil tertawa, tersenyum, risih, juga terdapat yang geleng-geleng penyelenggara.

http://www.aricupermainan.com/static/berpakaian/pakaian-disney-winnie-the-pooh.jpg

Sadar ia sebagai perhatian orang-orang, tiap sebentar ia kendati menarik celananya terangkat dan menarik bajunya ke bawah supaya bagian tubuhnya yang seharusnya tertutup ini tak kelihatan. Tapi semakin ia menarik-narik pakaiannya dan menutup-nutupi ” celengan ” nya, semakin tampil ketidaknyamanannya. Fokus lawan anakpun terpecah. Pada satu sisi ia harus tetap mengawasi dan menemani anaknya bermain, di sebelah lain ia sibuk dengan pakaiannya secara mengumbar aurat mereka.

Di mata aku, ia benar-benar tampil tidak nyaman dan juga membuat sosok lain di sekitarnya ikut-ikutan tidak damai. Berpasang-pasang mata memandang risih kepadanya. Ia pun kelihatannya gak senang juga dgn kondisi tersebut. Hhmm … salah otonom, ngapain juga di tempat umum berpakaian seperti itu. Bukankah sekarang banyak pilihan variasi model pakaian untuk wanita yang modis dan ngetrend sekalian juga sopan dan nyaman?