1. Welcome to kiwibox

    We're happy that you are part of our community. Please take a few minutes discover how kiwibox works.

    You want to explore kiwibox on your own? No problem. You can easily restart the tour at any time by using the sidebar if you change your mind.

  2. Logo

    A click on the kiwibox Logo brings you back to the startpage. Besides a menue with a lot of useful links opens if you mouse over.

  3. Notifications

    You may find all of your news, friendship requests and messages up right in the navigation bar.

  4. Settings

    Just mouse over a post and the gearwheel will appear. Here you'll find all the settings for your news.

  5. Supermodul

    The supermodul summarizes various contents. Enjoy exploring!

pinbisnisfit

pinbisnisfit   , 25

from Hormigueros

Statistics

5 Teknik Sejahtera bagi Traveler Sebelum Naik Kapal Laut

Tragedi kecelakaan transportasi perairan menyesak dua skuadron kapal belakangan ini. 2 pekan lalu, KM Ramos Rosma Marisi tenggelam dalam Danau Toba, Sumatera Utara. Lantas belum lama terjadi sedang kecelakaan yang menimpa KM Lestari Menanjak di sungai Selayar.

6678864074594389698.jpg

Kesedihan kapal samudra tersebut tak pelak menimbulkan kecemasan bagi sebagian traveler yang suka menumpang kulit. Namun tak perlu risau berlebihan. Pokok, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan untuk menolak diri mulai kecelakaan akibat human error.

Pengamat transportasi maritim mulai Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Raja Oloan Saut Gurning, saat dihubungi Tempo di dalam Rabu, 4 Juli, mengeluarkan setidaknya para pelancong harus memperhatikan lima tip berikut ini.

1. Sensitif terhadap keadaan kapal

Pelancong disarankan melihat-lihat lebih lepas kondisi kapal sebelum lari. "Pertama, jika jadwal Pelni kondisinya padat dengan produk, penumpang, & kendaraan, oleh sebab itu tanyakan kepada petugas apakah kapal luar biasa aman, " tutur Saut. Bila bahtera terasa oleng saat sedang menepi dalam dermaga, sebaiknya penumpang memilih tidak turun kapal itu. "Pastikan miring bukan olehkarena itu gelombang, tapi karena beban, " katanya.

2. Mengasese ketersediaan pelampung

Bila kondisi kapal dipastikan aman dan stabil, traveler sebaiknya mengidentifikasi letak rok pelampung. "Tanyakan kepada badan kapal tempat baju pelampung, " ujar Saut. Sebaiknya traveler lebih dulu memastikan apakah jumlahnya itu sebabat dengan banyak penumpang / tidak. Jumlah pelampung harus sesuai dengan standar Konvensi Internasional untuk Keselamatan Penumpang di Laut atau SOLAS.

Warga positif evakuasi tangkapan yang bebas saat KM Lestari Menanjak tenggelam dalam perairan Selayar, Sulawesi Daksina, Selasa, 3 Juli 2018. Kapal meningkat dari Pesanggrahan Bira, Bulukumba, menuju Kota Kepulauan Selayar.

3. Memproklamasikan ketersediaan sekoci

Selain pelampung, ketersediaan biduk perlu diperkirakan keberadaannya. Sekoci idealnya dipasang di 2 sisi sisi. Sekoci mesti mampu menegah 100 bayaran penumpang. Bahtera yang menggenapi standar pun harus mempunyai life-raft ataupun kapal kecil untuk tubuh kapal secara kapasitas 25-30 persen dari jumlah penumpang.

4. Menghalalkan adanya informasi keselamatan

6678864092540369786.jpg

Pendapat Saut, bahtera atau pasukan yang indah umumnya menyampaikan informasi keamanan dan jalan masuk jalur evakuasi bila berlangsung kecelakaan. "Penumpang harus terlalu tahu wilayah emergency atau wilayah gabung untuk menunggu life-boat ataupun kapal kano sambil memakai baju pelampung, " ucapnya.

5. Mencocokkan perusahaan pemilik kapal

Pelancong lebih cantik mengecek industri pemilik kulit melalui Computer digital sebelum lari. "Mungkin itu sedikit sukar, tapi tak kalah krusial, " tuturnya. Biasanya, pertuturan dia, industri pelayaran atau pemilik bahtera yang indah cenderung terang memberikan informasi terkait beserta berbagai hal yang dapat diakses publik menyenggol kapal mereka. Hindari kongsi yang tersembunyi memberikan informasi, misalnya menyembunyikan kondisi bahtera, yang mungkin dalam kondisi tidak laik berlayar.