1. Welcome to kiwibox

    We're happy that you are part of our community. Please take a few minutes discover how kiwibox works.

    You want to explore kiwibox on your own? No problem. You can easily restart the tour at any time by using the sidebar if you change your mind.

  2. Logo

    A click on the kiwibox Logo brings you back to the startpage. Besides a menue with a lot of useful links opens if you mouse over.

  3. Notifications

    You may find all of your news, friendship requests and messages up right in the navigation bar.

  4. Settings

    Just mouse over a post and the gearwheel will appear. Here you'll find all the settings for your news.

  5. Supermodul

    The supermodul summarizes various contents. Enjoy exploring!

wowmajalahpusat

wowmajalahpusat   , 29

from Minillas

Statistics

Kronologi Terjadinya Pertikaian Sampit Kalimantan

Tragedi Sampit ialah tragedi yang sangat tragis yaitu berupa pembantaian manusia yang terjadi di Pulau Borneo, Kalimantan Tengah. Momen kelam ini sudah menghilangkan sekitar 600 nyawa bagus dari suku Dayak Kalimantan ataupun bangsa Madura yang juga telah terhitung beserta anak-buah hati. Pada peristiwa ini telah melibatkan 100 ribu lebih bangsa Madura yang kehilangan tempat tinggal serta mata pencaharian mereka. Tragedi ini menjadi paparan Borneo adalah apa yang disebut sebagai Perang Sampit. Perang Sampit sendiri merupakan perang antar dua etnis yang berada di Kalimantan Tengan, ialah perang antara masyarakat Dayak pribumi dengan salah satu bangsa dari Pulau Madura atau kerap kali dikenal dengan bangsa Madura. Tragedi ini menjadi salah satu tragedi terbesar yang ada di Indonesia dan sempat menjadi sentra perhatian seluruh masyarakat Indonesia.

6526801837869245152.jpg

Dari kedua belah pihak hal yang demikian memilihi banyak sekali alasan kenapa tragedi Sampit ini seharusnya meletus. Berdasarkan sumber, asal muasal dari perselisihan Sampit ini yakni karena suatu peristiwa yang berupa pembakaran salah satu rumah dari etnis Dayak yang dilaksanakan oleh bangsa Madura karena kesalahpahaman. Dan berikutnya, etnis Dayak menjalankan balas dendam kepada Bangsa Madura dengan cara yang sama, yaitu membakar rumah-rumah yang berada pada kawasan penempatan Madura di Kalimantan Tengah. Menurut salah satu laporan, mengungkapkan bahwasanya yang dikerjakan oleh suku Dayak itu yaitu karena ingin mempertahankan diri, sebab ada sumber yang menyuarakan bahwasanya bangsa Madura yang memulakan karena keok dalam perjudian. Pada permainan perjudian tersebut salah satu etnis Dayak sudah disiksa sebelum kemudian dibunuh oleh bangsa Madura.

Perang ini tidak cuma meledak di Sampit, tapi juga merambah ke Bandar-bandar Kalimantan seperti di Sambas. Ada sekitar 100 kepala orang Madura yang terpisah dengan badan seandainya etnis Dayak menjalankan perang pemenggalan kepala yang merupakan warisan Dayak semenjak dulu. Sebab meletusnya tragedi Sampit ini membuat pemerintah Indonesia turun tangan dan mengerahkan sejumlah ABRI dan juga polisi untuk menuntaskan perang yang terjadi. Setelah sebagian waktu tragedi sampit kemudian, alhasil perang hal yang demikian reda dan kembali netral. Namun bangsa Madura tak lagi tinggal di daerah Kalimantan, namun bermigrasi ke kawasan lain di Indonesia.